Selagi belum jadi debu
Gerombolan pemabuk itu tidak akan berhenti
Pun belum tentu
Dalam debu masih ada emas, kata mereka
Siapa tahu kalau-kalau debu itu pun emas, kata yang lain
Selagi belum jadi debu
Mereka tidak akan berhenti
Habis di permukaan gali pula ke dalam bumi, kata mereka
Angan angan kaya raya jadi nenek moyang seribu tahun keturunan
Selagi belum jadi debu
Mereka tidak akan berhenti
Agama, bangsa, santun dan budaya itu bukankah hanya sandiwara pentas permainan kehidupan? Kata mereka
Apa pun emas dan singgahsana hanya untuk yang gagah dan lincah tipu helah
Bumi dipijak milik orang hanya peribahasa bercanda ha ha ha ha
Keagungan Nusantara itu dongeng penglipurlara Nenek Kebayan di Ledang ngang ngang ngang
Hati sepi tak akan terbakar oleh api yang sudah lama padam dum dam dum dam dum dam
Bangun sederap tak akan pernah lagi melangkah oleh kaki yang sudah lama patah ntah ntah ntah
Gerombolan pemabuk bernyanyi dengan iringan muzik revolusi bernada lagu ‘Nak dara rindu’.
Selagi belum jadi debu
Mereka tidak akan berhenti
Pun belum tentu
Kiamat lambat lagi, kata mereka
Mungkinkah akan ada anak anak kecil beriadah di hutan sambil mencari kayu api
Melihat indah dan tinggi puncak berawan lalu berahi menjadi penyair gunung dan lembah
Bukan versi alRaniri, bukan versi alFansuri
Anak anak itu menggubah versi sendiri
Kebenaran dan keadilan dengan definisi api
Lalu mereka julang genggam ke udara dengan lagu:
Jangan ayam di kepuk tiba-tiba kelaparan
Jangan itik di air tiba-tiba kehausan
Jangan ada versi Belanda dibiar menjarah tanah
Jangan kera sumbang di hutan dijadikan pahlawan
Jangan monyet lotong diberi bunga
Mereka bakal mencipta api dari nafas, tidak lagi dengan lidi mancis dan gores
Dan kayu api pun akan terbakar menyala-nyala
Petir halilintar akan berpecikan di udara dan di langit menerangi bumi yang hampir kegelapan.
Alang alang sudah menjadi debu
Pantang untuk berhenti.
Pak Din.
Angin Januari 2025.


More Stories
IJM Deal – Are Malaysian Investors Financially Savvy And What Next…
Kepentingan Melayu yang Semakin Terhakis dalam Industri Pembinaan Dan Pembangunan: Satu Renungan Strategik
Imigran Berjaya, Pribumi Bergelut: Amaran untuk Malaysia