Mei 28, 2026

malay.today

New Norm New Thinking

Pemimpin Bangsaku, Di Mana Jiwamu?

Di tanah ini, warisan membentang,

Ribuan kampung Melayu berusia panjang,

Namun kini suara makin menghilang,

Dipijak, ditenggelam, tanpa pejuang.

Dulu leluhur berjuang gagah,

Bertempur nyawa, darah yang tumpah,

Hari ini pemimpin hanya pasrah,

Diam membisu, maruah pun rebah.

Pendatang berbicara lantang berani,

Sejarah dikilas, hak disangkal,

Pemimpin kita hanya menyepi,

Membiar bangsa makin tertinggal.

Apakah kau lupa, wahai bangsawan?

Negeri ini lahir dari perjuangan,

Bukan sejak Briggs, bukan semalam,

Tapi sejak ribuan tahun dalam ingatan.

Kampung Cina kau sanjung megah,

Sedang warisan sendiri kau biar punah,

Lidahmu kelu, hatimu resah,

Takut kehilangan pangkat dan mewah?

Mana suara membela tanah?

Mana jiwa melawan fitnah?

Atau kau selesa dalam istana,

Biarkan bangsa kian merana?

Bangkitlah, wahai pemimpin Melayu!

Ingat pesan leluhur dahulu,

Jangan sampai maruah tergadai,

Baru kau sedar semuanya terlambat.